Blog ini berisi tentang berbagai macam refrensi tentang satwa yang hidup di bumi.

Tuesday, 6 September 2016

8 hewan yang aktif di malam hari

1.Tarsius
Tarsius adalah primata dari genus Tarsius, suatu genus monotipe dari famili Tarsiidae, satu-satunya famili yang bertahan dari ordoTarsiiformes. Meskipun grup ini dahulu kala memiliki penyebaran yang luas, akan tetapi semua spesies yang hidup sekarang jumlahnya terbatas dan ditemukan di pulau-pulau di Asia Tenggara.

2.Lemur
Lemur adalah hewan dari ordo primata yang hidup dan tinggal di Madagaskar,Afrika. Arti dari kata lemures ini adalah mahkluk atau arwah di malam hari atau hantu. Hal ini mungkin karena bentuk mata dari hewan ini dapat memantulkan cahaya di malam hari disertai dengan teriakan nyaringnya.

3.Kelelawar
Kelelawar adalah mamalia yang dapat terbang yang berasal dari ordo Chiroptera dengan kedua kaki depan yang berkembang menjadi sayap.

4.Kukang
Kukang adalah jenis primata yang gerakannya lambat. Warna rambutnya beragam, dari kelabu keputihan, kecoklatan, hingga kehitam-hitaman. Pada punggung terdapat garis cokelat melintang dari belakang hingga dahi, lalu bercabang ke dasar telinga dan mata. Berat tubuhnya berkisar antara 0,375-0,9 kg, dan panjang tubuh hewan dewasa sekitar 19–30 cm.

5.Kiwi
Kiwi adalah spesies lain dari burung tidak dapat terbang yang endemik di Selandia baru dari genus Apteryx (satu-satunya genus dalam famili Apterygidae). Dalam ukurannya yang seperti ayam domestik, kiwi adalah ratite hidup yang paing kecil. Seluruh spesies kiwi adalah spesies terancam. Kiwi juga merupakan simbol nasional Selandia Baru.

6.Kuskus
Kuskus merupakan salah satu mamalia berkantung yang ada di Indonesia. Seperti kanguru, kuskus betina melahirkan anaknya kemudian merawat dan membawa anaknya dalam kantung yang terdapat di perutnya.
Kuskus sering dianggap hewan yang sama dengan kukang, padahal keduanya berbeda. Ciri utama kuskus selain kantong yang terdapat di perutnya adalah bentuk muka yang bundar dengan daun telinga yang kecil, serta bulu yang lebat.

7.Musang
Musang adalah nama umum bagi sekelompok mamalia pemangsa (bangsa karnivora) dari suku Viverridae. Hewan ini kebanyakan merupakan hewan malam (nokturnal) dan pemanjat yang baik.Yang paling dikenal dari berbagai jenisnya adalah musang luwak (Paradoxurus hermaphroditus). Musang ini biasa hidup di dekat pemukiman, termasuk perkotaan, dan sering pula didapati memangsa ayam peliharaan di malam hari.

8.Burung hantu
Burung hantu adalah kelompok burung yang merupakan anggota ordo Strigiformes. Burung ini termasuk golongan burung buas (karnivora, pemakan daging) dan merupakan hewan malam (nokturnal). Seluruhnya, terdapat sekitar 222 spesies yang telah diketahui, yang menyebar di seluruh dunia kecuali Antartika, sebagian besar Greenland, dan beberapa pulau-pulau terpencil.

sumber : wikipedia.org

Demikianlah artikel yang saya buat ini, semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan para pembaca.Terima Kasih

Share:

Fakta dan mitos tentang musang

berikut saya tulis berdasarkan cerita dari teman-teman yang juga memelihara musang. pengalaman sendiri, dan cerita orangtua saya mengenai hewan eksotis musang pandan ini. Mungkin ada beberapa mitos mengenai musang ini tidak masuk logika samasekali, pembaca berhak menilainya sesuai dengan kepercayaan masing-masing. 


Dan berikut adalah beberapa fakta dan mitos mengenai musang
  • Fakta tentang musang: musang memiliki insting buas yang lebih tajam dibanding kucing dan anjing.
  • Mitos mengenai musang: musang memiliki aura yang mampu memperkuat aura pemiliknya.
  • Fakta mengenai musang: musang biul (musang tanah, javan ferret badger) lebih cerdas dibanding keluarga musang yang lain. Musang biul cepat mengenali orang yang mengadopsinya dan lebih cepat jinak dibanding musang lain.
  • Musang biul juga amat sangat lihai meloloskan diri dari kandangnya karena musang biul memiliki ujung hidung yang juga bisa digunakan layaknya tangan pada manusia. 
  • Mitos tentang musang: tempat yang dipilih musang sebagai sarang adalah tempat yang diyakini angker.
  • Mitos tentang musang: sama halnya dengan kuda yang bisa mengetahui perasaan penunggangnya lewat elusan tangan si penunggang, musang bisa mengetahui perasaan manusia lewat tatapan mata.
Itulah beberapa fakta dan mitos mengenai musang.

sumber : https://jual-beli-hewan-peliharaan.blogspot.co.id/2014/03/fakta-dan-mitos-mengenai-musang.html
Demikianlah artikel yang saya buat ini, semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan para pembaca.Terima Kasih.


Share:

Monday, 5 September 2016

Jenis-jenis ular paling berbisa di indoesia

Ular adalah hewan melata yang hingga saat ini banyak ditakuti orang. Meski ada sebagian orang menjadikan ular sebagai hewan peliharaannya. Pada umumnya ular ditakuti karena bisanya, yang disuntikkan melalui taring tajam saat menggigit. Jika ular sudah menggigit mangsanya, racun tersebut akan menyerang pernafasan dan sistem saraf sehingga menyebabkan korbannya lumpuh bahkan mati.
Berikut ada empat ular paling berbisa yang ada di Indonesia :

1) Welang

Ular bercorak hitam kuning ini bernama latin Bungarus fasciatus adalah sejenis ular berbisa anggota suku Elapidae. Kata Welang juga adaptasi dari kata Belang. Ular Welang dapat tumbuh hingga dua meter akan tetapi banyak dijumpai ular Welang dewasa hanya berkisar 1,5 meter saja.


Ular ini menyebar hampir di seluruh negara di Asia, termasuk Indonesia. Habitatnya di daerah pegunungan dengan ketinggian 2.300m diatas permukaan laut. Namun juga kini kerap dijumpai di wilayah hutan maupun rawa. Ia gemar bersembunyi dibawah tumpukan kayu dan batu. Welang juga kerap memangsa sesama ular. Ular ini tak mau menggigit di siang hari namun agresif di malam hari. Saking berbahayanya ular ini menjadi nama salah satu kapal perang TNi AL, KRI Welang.

2) Weling
Ular Weling adalah ular yang hampir sama dengan Welang, hanya saja tubuhnya lebih kecil dengan belang warna putih. Ular ini banyak ditemukan di daerah Cirebon-Indramayu. Panjangnya hanya 1 meter saja. Ia menyukai lokasi hutan yang kering dan panas seperti hutan mangrove, semak belukar, perkebunan atau lahan pertanian.

Ia kerap juga ditemukan muncul di pemukiman warga. Racun weling dapat merusak saraf dan membawa kelumpuhan seketika. Meski gigitannya tidak menimbulkan sakit namun efeknya fatal berkisar 5-20 jam.

3) Kobra Jawa
Naja Sputatrix atau kobra jawa memiliki ukuran 1,3 hingga 1,85 meter saat dewasa. Habitat aslinya ada di sawah, padang rumput, sungai dan hutan tropis. Ular ini banyak ditemukan di pulau Jawa.

Racunnya yang bernama Postsynaptic neurotoxins ini memang tidak selalu mematikan tapi korban akan mengalami memar, sakit, bengkak, necrosis hingga pembusukan luka yang berakibat amputasi.

4) King Kobra
King Cobra atau Ophiopagus Hannah memiliki ukuran 2 – 5,5 meter saat dewasa. Habitat asli hewan ini adalah dataran rendah, hutan tropis dan padang rumput hingga ketinggian 1800 meter diatas permukaan laut. Ular ini banyak ditemukan di pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan.

Ular ini memiliki racun jenis Postsynaptic Neurotoxins. Jika tergigit, korbannya akan mengalami mual, muntah, sakit kepala, pendarahan, pusing atau vertigo, pingsan, hingga kematian.

sumber : http://jateng.tribunnews.com/2015/11/06/ini-empat-jenis-ular-berbahaya-dan-mematikan-di-indonesia

Demikianlah artikel yang saya buat ini, semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan para pembaca.Terima Kasih.

Share:

Friday, 2 September 2016

Jenis-jenis lovebird

Tahukah anda bahwa burung lovebird merupakan jenis burung yang hobi berkumpul dengan kelompoknya, sehingga banyak pula yang menyebutnya sebagai burung sosial. Nah, yang paling populer adalah burung ini dinamai burung lovebird yang artinya burung cinta, karena karakteristik utama pada burung ini adalah senang berdekatan dengan burung lovebird yang lain, bahkan banyak pula yang terus bersama, dan akan pergi bila salah satu pasangannya telah mati.

Burung lovebird pada umumnya reproduksinya mampu menghasilkan 3 hingga 6 biji telur dengan jangka waktu pengeraman selama 22 hari. Setelah menetas, anak burung lovebird sudah bisa meninggalkan sarangnya ketika sudah berumur 5 minggu. Burung lovebird termasuk jenis burung yang mudah beradaptasi dengan iklim, dan di Indonesia sendiri burung lovebird termasuk jenis burung kicau yang populer, karena memang burung ini sangat unik dan mudah diternak

Burung lovebird sebenarnya berasal dari Madagaskar, dan burung lovebird lebih menyukai wilayah yang kondisinya kering. Biasanya burung lovebird mudah ditemui di pepohonan kering, perkebunan, atau bahkan ada juga di bangunan yang berada di hutan dan sudah lama tidak dihuni oleh pemiliknya.

Mungkin bagi anda para pecinta burung lovebird sudah penasaran ingin tahu jenis lovebird itu apa saja, maka silahkan simak macam-macamnya berikut ini:

1. Madagaskar lovebird (Agapornis cana)



Burung lovebird Madagaskar ini bentuk tubuhnya terlihat sangat imut dan mungil, dan berat tubuhnya hanya sekitar 30 gram. Tubuh bagian atas warnanya hijau, sedangkan tubuh bagian bawah warnanya hijau muda. Untuk yang jantan ada ciri khusus yaitu pada bagian kepala hingga sampai bagian dadanya berwarna abu-abu, sedangkan yang betina hijau muda. Burung ini masih terbilang susah diternak, dan kebanyakan masih berada di Madagaskar.

2. Masked lovebird (Agapornis personata)


Mengapa dinamai muka topeng? karena dibagian kepalanya berwarna sampai bagian leher waranya hitam-hitam agak kecoklatan terlihat seperti burung yang bertopeng. Burung jenis ini kebanyakan menyebar di wilayah Tanzania.

3. Peachfaced (Agapornis roseicollis)


Peach faced yang artinya adalah muka salem yang termasuk lovebird pertama yang berhasil didomestikasi. Burung ini merupakan lovebird yang paling banyak diternak oleh para penangkar lovebird, dan penyebarannya paling banyak di barat daya Afrika.

4. Nyasa Lovebird (Agapornis lilianae)


Lovebird yang satu ini tubuhnya hampir keseluruhan berwarna hijau, sedangkan kepalanya berwarna orange agak kemerahan. Ukuran panjang tubuh kenari ini sekitar 13 cm, dan jenis ini menyebar luas di wilayah Mozambik, Tanzania, dan Malawi.

5. Fischeri (Agapornis Fischeri)

Ciri khas pada lovebird jenis ini adalah pada lingkaran matanya yang berwarna putih, sedangkan tubuhnya berwarna hijau, serta warna bagian dada yaitu oarange agak kemerah-merahan. Lovebird Fischeri ini penyebarannya terbanyak di wilayah Tanzania.

6. Black-collared lovebird (Agapornis Swindernia)


Burung lovebird yang ini memang unik, karena terdapat kerah atau lingkaran berwarna hitam pada lehernya. Dan kebanyakan menganggap bahwa jenis ini termasuk jenis lovebird yang sulit untuk diternak, dan penyebarannya sampai di wilayah Afrika Barat dan Afrika Tengah.

7. Redfaced lovebird (Agapornis Pullaria)


Lovebird ini dinamai red faced karena memang warna bagian muka dan dahinya merah. Pada jenis lovebird red faced betina mukanya agak oranye. Warna kakinya abu-abu, serta badannya sebagian besar berwarna hijau. Lovebird yang ini juga termasuk susah untuk ditangkar, dan penyebarannya sampai di wilayah Afrika Tengah dan Afrika Barat.

8. Abyssinian lovebird (Agapornis taranta)


Lovebird Abyssinian ini sayapnya berwarna hitam, dan terdapat lingkar warna hijau pada bagian muka betina, sedangkan yang jantan warnanya merah. Warna tubuh lovebird betina berwarna hijau, dan hijau muda. Lovebird jenis ini paling banyak menyebar di daratan Eropa.

9. Black-cheeked lovebird (Agapornis nigrigenis)



Lovebird jenis ini dinamai black cheeked dikarenakan warna di bagian pipinya hitam, sedangkan tubuhnya berwarna hijau. Burung lovebird yang ini terdapat banyak di Zimbabwe dan Zambia.

sumber : http://www.budidayakenari.com/2015/04/jenis-lovebird.html

Demikianlah artikel yang saya buat ini, semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan para pembaca.Terima Kasih.
Share:

Ciri-ciri musang jinak dan semi jinak

ini adala sekilas info mengenai musang jinak dan musang semi jinak


- Musang Semi Jinak:
1. kalo kita elus dalem kandang berontak kaya takut, tapi ga gigit
2. bisa digendong tapi pas digendong biasanya gigit2 dan itu kenceng
3. kalo yang kukunya masi utuh, kalo semi jinak pas digendong dia pasti ngeluarin kuku tajem nya
4. kalo disuapin makanan ngambilnya ga woles alias cepet dan agresif
5. kalo misalnya kita free rom pas ada kita dia mencoba lari dan kabur
6. musang semi jinak biasanya refleknya lebih cepat , pas dia lagi tidur kita deketin sedikit aja langsung bangun

- Musang jinak:
1. dia pasrah mau kita apain juga
2. pegang bagian mulut dan giginya aja dia ga akan deh gigit
3. kalo ada kita dia malah diem / nyamperin
4.kalo digendong gerak2 tapi stay di badan kita dan kuku tajam nya ga keluar(jika utuh)
5.kalo lagi tidur dia kita pegang dia bakal stay pada posisinya , mau kita klitikin ke tu perutnya bakalan tetep aja deh begitu
6.musang jinak itu suka gigit tapi gigit nya biasa aja kaya lagi nguap nguap gtu

sumber : https://www.facebook.com/notes/musang-lovers/ciri-musang-sj-semi-jinak-dan-jt-jinak-total/639730316095492

Demikianlah artikel yang saya buat ini, semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan para pembaca.Terima Kasih.
Share:

Jenis-jenis ikan cupang hias

Banyak kalangan yang menyukai ikan cupang, dari anak kecil sampai orang dewasa banyak yang hobi memelihara ikan cupang, tidak heran jika ikan cupang jenis tertentu dihargai hingga jutaan rupiah. Selain untuk hiasan, ikan cupang sering dijadikan media taruhan, terutama ikan cupang jenis bagan yang biasanya diadu. Nama bagan diambil dari nama Kota Bagan Siapi Api di Sumatera Utara, karena memang cupang ini berasal dari sana.
1. Halfmoon

Dan yang mirip burung merak ini, adalah halfmoon, atau setengah bulan. Sirip nya bisa mengembang sampai setengah lingkaran. Cupang ini yang mendatangkan banyak rejeki. Baik warna, sirip dan ekornya sangat memikat. Half moon adalah cupang asal Thailand. Kurun waktu sepuluh tahun ke belakang ikan ini merambah pasaran Indonesia. Kemampuan sirip bisa mengembang hingga seratus delapan puluh derajat.
2. Serit


Ikan cupang serit memiliki ciri sirip bergerigi dan menjuntai panjang mirip sisir. Cupang ini berasal dari perairan Indonesia. Harganya bisa mencapai ratusan ribu rupiah, bila kualitasnya ekspor.
3. Plakat

Plakat bentuknya hampir sama dengan tipe petarung. Namun bila amarahnya terusik, tipe plakat ini akan mengembangkan siripnya hingga tegak melebihi 180 derajat, inilah yang membedakan dengan cupang petarung.


4. Giant


Ikan cupang giant atau giant betta merupakan salah satu jenis ikan yang mempunyai ukuran paling besar diantara jenis ikan cupanglainnya. Panjang ikan cupang ini bisa mencapai lebih dari 11 cm. Terbayangkan seberapa besar ikan cupang ini. Karena ukuran yang dimiliki ikan cupang ini terlalu besar, menyebabkan ikan cupang tidak bisa seaktif ikan cupang yang memiliki ukuran tubuh normal. Meskipun ikan cupang giant ini kurang aktif, ikan cupang giant masih terlihat garang sebagaimana ikan cupang lainnya. Ketika melihat musuhnya, insang ikan terbuka dengan gerakan yang selalu ingin menyerang. Siripnya bergerak naik seakan-akan ingin menunjukkan kemarahannya.

sumber : http://alamtani.com/mengenal-jenis-jenis-ikan-cupang.html

Demikianlah artikel yang saya buat ini, semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan para pembaca.Terima Kasih


Share:

Satwa langka yang dilindungi

Indonesia terkenal dengan kekayaan flora dan fauna. Termasuk flora dan fauna langka juga terdapat di indonesia. Sudah menjadi penyakit kronis di negara-negara berkembang terjadi perburuan hewan-hewan langka. Masalahnya klasik, ekonomi. Di pasar luar negeri, karena memang langka, harga jual hewan-hewan ini menyilaukan mata para pemburu. Untuk itulah Indonesia membuat suatu undang-undang yang mengatur hewan langka yang dilindungi di indonesia.
Berikut adalah 10 hewan langka di indonesia dan penjelasannya:
1. Orang Utan (latin : Pongo Pygmaeus)
Ciri khas hewan langka ini ialah mempunyai rambut yang begitu panjang dibandingkan jenis kera lain. Buah-buahan adalah makanan utama dan juga kesukaannya. Di indonesia, wilayah  penyebarannya adalah dataran rendah juga hutan hujan tropis di pulau Kalimantan.
download
2. Badak Bercula Satu (latin : Rhinoceras Sundaicus)
Adalah salah satu hewan langka khas indonesia. Walau sekarang sudah tidak banyak, hanya sekitar 50 ekor saja dapat ditemukan di hutan ujung kulon. Merupakan hewan herbivora pemakan daun-daunan.
images
3. Musang Congkok (latin : Prionodon Linsang)
Dengan berat mencapai 5 kg dan mempunyai panjang sekitar 71 cm hewan ini cukup gesit untuk memanjat pepohonan. Di temukan di wilayah pegunungan Aceh dan Sumatera Barat. Mamalia kecil dan beberapa jenis serangga adalah makanan kesukaannya.
download (2)
4. Badak bercula Dua (latin : Dicerorhinus Sumatrensis)
Hampir mirip dengan badak bercula satu, hanya cula dibagian depan yang berjumlah dua. Hanya ditemukan di wilayah Sumatera.
download (1)
5. Singapuar (latin : Tarsius Bancanus)
Dijuluki sebagai primata terkecil di dunia. Mempunyai berat tubuh antara 80 – 140 gram dan panjang cuma 12 – 15 cm cukup layak bila disebut primata terkecil. Walaupun mempunyai sepasang mata yang besar yang ukurannya melebihi volume otaknya tapi hanya dapat digunakan pada malam hari saja. Mirip dengan burung hantu. Kepulauan Riau, kepulauan kalimantan dan sumatera bagian selatan juga tenggara adalah habitat aslinya.
download (3)
6. Ikan Belida (latin : Notopetrus Chitala)
Dengan panjang tubuh mencapai 87, 5 cm dan berat tubuh dapat mencapai 1 kg, cukup besar untuk ukuran ikan air tawar. Bentuk tubuhnya seperti pisau dan  makanan kesukaannya adalah ikan-ikan kecil juga udang. Perairan air tawar di wilayah jawa dankalimantan merupakan habitat aslinya.
download (4)
7. Harimau Sumatera ( latin : Panthera Tigris Sumatrae)
Memprihatinkan karena jumlah semua harimau sumatera hanya tinggal sekitar 500 ekor. Penebangan hutan yang serampangan dan perburuan liar dituding sebagai penyebab langkanya harimau ini. Hanya terdapat di hutan sumatera.
download (5)
8. Anoa( latin : Bubalus Depressicornis)
Sekilas lebih mirip kambing dengan ukuran yang besar. Yang membedakan dengan kambing selain ukuran tubuhnya yang besar adalah adanya tanduk runcing yang mencapai 30 cm panjangnya. Adalah termasuk mamalia yang mempunyai kuku genap. Mempunyai habitat asli di wilayah sulawesi.
download (6)
9. Burung Elang Jawa ( latin : Spizaetus Bartelsi)
Mempunyai bentuk yang gagah, sayang populasinya hanya tinggal 250 ekor saja. Tersebar hampir merata di sekitar hutan di pulau jawa seperti di gunung slamet, gunung salak, gunung anjasmoro, gunung kawi, taman nasional baluran, taman nasional alas purwo taman nasional gunung halimun, taman nasional gede pangrango dan taman nasional muara betiri.
download (7)
10. Babirusa (latin : babyrousa babyrussa)
Buah-buahan, tumbuh-tumbuhan, jamur dan dedaunan merupakan makanan yang biasa disantap sehari-hari. Mempunyai taring yang mencuat keluar sebagai tameng mata dari duri dan rotan ketika mereka mencari makan. Habitatnya meliputi pulau sulawesi, kepulauan maluku dan sekitarnya.
download (8)

Sumber : http://www.azamku.com/10-hewan-langka-di-indonesia/
Demikianlah artikel yang saya buat ini, semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan para pembaca.Terima Kasih.
Share:

Jenis-jenis Burung hantu di Indonesia

1. Celepuk reban


celepuk reban





adalah sejenis burung hantu kecil dari suku Strigidae. Juga dikenal dengan nama-nama lain seperti celepuk (Ind., nama umum), bueuk (Sd.), manuk kuwek (Jw.) dan lain-lain, menuruti bunyi suaranya. Dalam bahasa Inggris disebut Sunda Scops-Owl atauCollared Scops-Owl.
Nama ilmiahnya adalah Otus lempiji (Horsfield, 1821), namun beberapa penulis masih memasukkannya sebagai subspesies dari Otus bakkamoena, yang memiliki persebaran luas di Asia bagian selatan. Bertubuh kecil, panjang tubuh total (diukur dari ujung paruh hingga ujung ekor) sekitar 20-21 cm. Panjang sayap sekitar 15 cm, dan berat sekitar 100 gram.
Seperti umumnya burung hantu, celepuk ini berwarna burik. Sisi atas tubuh (dorsal) coklat kehitaman atau keabu-abuan berbintik-bintik hitam, kuning dan putih, sisi bawah (ventral) kuning tua kecoklatan bercoret-coret hitam. Jumbai telinga menonjol, keputihan; dengantengkuk dan kerah kuning abu-abu pucat.
Iris mata berwarna coklat gelap atau kekuningan, paruh kuning, dan kaki kuning kotor.
Banyak jenis celepuk yang warnanya bermiripan, sehingga identifikasi harus dilakukan dengan hati-hati. Bantuan lainnya ialah dengan menggunakan suaranya.
Jantan bersuara lembut, wuuup.. sedikit meninggi. Betina bernada lebih tinggi, bergetar berubah menurun: whiio atau pwok.., sekitar lima kali per menit. Terkadang juga mengeluarkan cicitan lembut. Pasangan sering melakukan duet.
2.Celepuk rinjani (Otus jolanodea)

rinjani

adalah sejenis celepuk yang hanya terdapat di Pulau LombokNusa Tenggara. Satu-satunya jenis burung endemik di pulau itu, pertama kali ditemukan pada bulan September 2003 dan secara resmi teridentifikasi pada tahun 2013.Namanya diambil dari Gunung Rinjani, gunung yang 
terdapat di pulau tersebut. Julukan spesifik jolandae diberikan pada spesies ini untuk menghormati Dr Jolanda Luksenburg, seorang ahli biologi yang menemukan spesies ini pada tahun 2003. Nama Indonesia untuk spesies ini adalah Celepuk rinjani yang merujuk kepada Gunung Rinjani, gunung berapi aktif setinggi 3700 m yang terdapat di Lombok. Burung ini juga dikenal secara lokal sebagai burung pok, mengacu secaraonomatope untuk tiruan bunyi dari burung tersebut.
3.Celepuk siau (Otus siaoensis)
siau






adalah spesies burung hantu dalam famili Strigidae. Burung ini endemik di Pulau SiauKepulauan Sangihe. Sebelumnya adalah subspesies Celepuk sulawesi (Otus manadensis siaoensis), namun telah diketahui bahwa Celepuk siau adalah subspesies dari Celepuk maluku (Otus magicus siaoensis).
celepuk siau terancam punah. spesies nya sekarang hanya berjumlah kurang dari 50.

4.Celepuk merah
merah

Dikenal juga dengan nama Reddish scops-owl serta memiliki nama latinOtus rufescens. Ukuran tubuh mereka sangat kecil, tingginya hanya sekitar 15-18 cm. Habitat celepuk merah adalah daerah dataran rendah dengan banyak pepohonan, perbukitan, serta hutan primer dan sekunder. Secara umum, habitat mereka berada pada dataran rendah, tetapi ada juga yang hidup di daerah dengan ketinggian mencapai 1.350 m di atas permukaan laut. Daerah penyebaran celepuk merah antara lain Sumatera, Jawa, Kalimantan hingga Semenanjung Thailand, dan Semenanjung Malaysia.
5.Celepuk sulawesi (Otus manadensis)
sulawesi





adalah spesies burung hantu dalam famili Strigidae. Di daerah Minahasa, dikenal dengan nama burung manguni. Seperti jenis burung hantu lainnya, burung ini termasuk burung nokturnal yang aktif di malam hari. Celepuk sulawesi atau manguni berkaitan erat dengan kebudayaan Minahasa. Burung ini dikagumi karena dapat memberi tanda apabila sesuatu akan terjadi, dan mempunyai perasaan dalam serta matanya yang tajam dan mampu menatap jauh [4]. Burung ini dipakai dalam lambang Kota ManadoKota TomohonKabupaten MinahasaMinahasa UtaraMinahasa TenggaraMinahasa Selatan, dan Gereja Masehi Injili di Minahasa.
6.Beluk watu jawa
watu jawa
Dikenal juga dengan nama Javan Owlet Glaucidium, serta memiliki nama latin Glaucidium castanopterum. Burung Hantu jenis ini adalah burung endemik Pulau Jawa dan Bali. Habitat beluk watu jawa adalah di kantung-kantung hutan di dataran rendah dan perbukitan. Namun mereka juga sering terlihat di pekarangan desa, hutan primer, dan hutan sekunder.

7.Hingkik atau Beluk Jampuk
hingkik







memiliki nama latin Bubo sumatranus. Di dunia internasional dikenal dengan nama Barred Eagle Owl, atau sering juga disebut dengan Malay Eagle Owl. Burung hantu jenis ini merupakan salah satu jenis burung hantu yang dapat ditemukan di Indonesia.Hingkik memiliki tubuh yang tergolong besar dengan panjang sekitar 45 cm.Ciri khas Hingkik adalah memiliki bulu berwarna abu-abu tua dengan berkas telinga horizontal mencolok, tubuh bagian atas berwarna coklat kehitaman, seluruhnya bergaris kuning tua halus, dan memiliki alis berwarna putih. Tubuh bagian bawahnya berwarna abu-abu keputihan bergaris hitam tebal.
Habitat hingkik adalah di hutan tropis dan sub tropis dataran rendah dengan ketinggian hingga 1000 m di atas permukaan laut. Makanan utama Hingkikantara lain serangga besar, mamalia kecil, reptil, ikan-ikan kecil dan burung-burung kecil. Mereka adalah binatang nokturnal dan biasanya berkeliaran sendirian atau berpasangan. Yang unik dari Hingkik adalah mereka senang mandi di kolam atau sungai.
8.Serak jawa ( Tyto alba )
serak jwa





merupakan spesies burung berukuran besar (34 cm), mudah dikenali sebagai burung hantu putih. Wajah berbentuk jantung, warna putih dengan tepi coklat. Mata menghadap kedepan, merupakan ciri yang mudah dikenali. Bulu lembut, berwarna tersamar, bagian atas berwarna kelabu terang dengan sejumlah garis gelap dan bercak pucat tersebar pada bulu. Ada tanda mengkilat pada sayap dan punggung. Bagian bawah berwarna putih dengan sedikit bercak hitam, atau tidak ada. Bulu pada kaki jarang-jarang. Kepala besar, kekar dan membulat. Iris mata berwana hitam. Paruh tajam, menghadap kebawah, warna keputihan. Kaki warna putih kekuningan sampai kecoklatan. Jantan-betina hampir sama dalam ukuran dan warna meski betina seringkali lebih besar 25%. Betina dan hewan muda umumnya punya bercak lebih rapat.
Demikianlah artikel yang saya buat ini, semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan para pembaca.Terima Kasih
Share:
Powered by Blogger.