Blog ini berisi tentang berbagai macam refrensi tentang satwa yang hidup di bumi.

Tuesday, 6 September 2016

8 hewan yang aktif di malam hari

1.Tarsius
Tarsius adalah primata dari genus Tarsius, suatu genus monotipe dari famili Tarsiidae, satu-satunya famili yang bertahan dari ordoTarsiiformes. Meskipun grup ini dahulu kala memiliki penyebaran yang luas, akan tetapi semua spesies yang hidup sekarang jumlahnya terbatas dan ditemukan di pulau-pulau di Asia Tenggara.

2.Lemur
Lemur adalah hewan dari ordo primata yang hidup dan tinggal di Madagaskar,Afrika. Arti dari kata lemures ini adalah mahkluk atau arwah di malam hari atau hantu. Hal ini mungkin karena bentuk mata dari hewan ini dapat memantulkan cahaya di malam hari disertai dengan teriakan nyaringnya.

3.Kelelawar
Kelelawar adalah mamalia yang dapat terbang yang berasal dari ordo Chiroptera dengan kedua kaki depan yang berkembang menjadi sayap.

4.Kukang
Kukang adalah jenis primata yang gerakannya lambat. Warna rambutnya beragam, dari kelabu keputihan, kecoklatan, hingga kehitam-hitaman. Pada punggung terdapat garis cokelat melintang dari belakang hingga dahi, lalu bercabang ke dasar telinga dan mata. Berat tubuhnya berkisar antara 0,375-0,9 kg, dan panjang tubuh hewan dewasa sekitar 19–30 cm.

5.Kiwi
Kiwi adalah spesies lain dari burung tidak dapat terbang yang endemik di Selandia baru dari genus Apteryx (satu-satunya genus dalam famili Apterygidae). Dalam ukurannya yang seperti ayam domestik, kiwi adalah ratite hidup yang paing kecil. Seluruh spesies kiwi adalah spesies terancam. Kiwi juga merupakan simbol nasional Selandia Baru.

6.Kuskus
Kuskus merupakan salah satu mamalia berkantung yang ada di Indonesia. Seperti kanguru, kuskus betina melahirkan anaknya kemudian merawat dan membawa anaknya dalam kantung yang terdapat di perutnya.
Kuskus sering dianggap hewan yang sama dengan kukang, padahal keduanya berbeda. Ciri utama kuskus selain kantong yang terdapat di perutnya adalah bentuk muka yang bundar dengan daun telinga yang kecil, serta bulu yang lebat.

7.Musang
Musang adalah nama umum bagi sekelompok mamalia pemangsa (bangsa karnivora) dari suku Viverridae. Hewan ini kebanyakan merupakan hewan malam (nokturnal) dan pemanjat yang baik.Yang paling dikenal dari berbagai jenisnya adalah musang luwak (Paradoxurus hermaphroditus). Musang ini biasa hidup di dekat pemukiman, termasuk perkotaan, dan sering pula didapati memangsa ayam peliharaan di malam hari.

8.Burung hantu
Burung hantu adalah kelompok burung yang merupakan anggota ordo Strigiformes. Burung ini termasuk golongan burung buas (karnivora, pemakan daging) dan merupakan hewan malam (nokturnal). Seluruhnya, terdapat sekitar 222 spesies yang telah diketahui, yang menyebar di seluruh dunia kecuali Antartika, sebagian besar Greenland, dan beberapa pulau-pulau terpencil.

sumber : wikipedia.org

Demikianlah artikel yang saya buat ini, semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan para pembaca.Terima Kasih

Share:

Fakta dan mitos tentang musang

berikut saya tulis berdasarkan cerita dari teman-teman yang juga memelihara musang. pengalaman sendiri, dan cerita orangtua saya mengenai hewan eksotis musang pandan ini. Mungkin ada beberapa mitos mengenai musang ini tidak masuk logika samasekali, pembaca berhak menilainya sesuai dengan kepercayaan masing-masing. 


Dan berikut adalah beberapa fakta dan mitos mengenai musang
  • Fakta tentang musang: musang memiliki insting buas yang lebih tajam dibanding kucing dan anjing.
  • Mitos mengenai musang: musang memiliki aura yang mampu memperkuat aura pemiliknya.
  • Fakta mengenai musang: musang biul (musang tanah, javan ferret badger) lebih cerdas dibanding keluarga musang yang lain. Musang biul cepat mengenali orang yang mengadopsinya dan lebih cepat jinak dibanding musang lain.
  • Musang biul juga amat sangat lihai meloloskan diri dari kandangnya karena musang biul memiliki ujung hidung yang juga bisa digunakan layaknya tangan pada manusia. 
  • Mitos tentang musang: tempat yang dipilih musang sebagai sarang adalah tempat yang diyakini angker.
  • Mitos tentang musang: sama halnya dengan kuda yang bisa mengetahui perasaan penunggangnya lewat elusan tangan si penunggang, musang bisa mengetahui perasaan manusia lewat tatapan mata.
Itulah beberapa fakta dan mitos mengenai musang.

sumber : https://jual-beli-hewan-peliharaan.blogspot.co.id/2014/03/fakta-dan-mitos-mengenai-musang.html
Demikianlah artikel yang saya buat ini, semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan para pembaca.Terima Kasih.


Share:

Monday, 5 September 2016

Jenis-jenis ular paling berbisa di indoesia

Ular adalah hewan melata yang hingga saat ini banyak ditakuti orang. Meski ada sebagian orang menjadikan ular sebagai hewan peliharaannya. Pada umumnya ular ditakuti karena bisanya, yang disuntikkan melalui taring tajam saat menggigit. Jika ular sudah menggigit mangsanya, racun tersebut akan menyerang pernafasan dan sistem saraf sehingga menyebabkan korbannya lumpuh bahkan mati.
Berikut ada empat ular paling berbisa yang ada di Indonesia :

1) Welang

Ular bercorak hitam kuning ini bernama latin Bungarus fasciatus adalah sejenis ular berbisa anggota suku Elapidae. Kata Welang juga adaptasi dari kata Belang. Ular Welang dapat tumbuh hingga dua meter akan tetapi banyak dijumpai ular Welang dewasa hanya berkisar 1,5 meter saja.


Ular ini menyebar hampir di seluruh negara di Asia, termasuk Indonesia. Habitatnya di daerah pegunungan dengan ketinggian 2.300m diatas permukaan laut. Namun juga kini kerap dijumpai di wilayah hutan maupun rawa. Ia gemar bersembunyi dibawah tumpukan kayu dan batu. Welang juga kerap memangsa sesama ular. Ular ini tak mau menggigit di siang hari namun agresif di malam hari. Saking berbahayanya ular ini menjadi nama salah satu kapal perang TNi AL, KRI Welang.

2) Weling
Ular Weling adalah ular yang hampir sama dengan Welang, hanya saja tubuhnya lebih kecil dengan belang warna putih. Ular ini banyak ditemukan di daerah Cirebon-Indramayu. Panjangnya hanya 1 meter saja. Ia menyukai lokasi hutan yang kering dan panas seperti hutan mangrove, semak belukar, perkebunan atau lahan pertanian.

Ia kerap juga ditemukan muncul di pemukiman warga. Racun weling dapat merusak saraf dan membawa kelumpuhan seketika. Meski gigitannya tidak menimbulkan sakit namun efeknya fatal berkisar 5-20 jam.

3) Kobra Jawa
Naja Sputatrix atau kobra jawa memiliki ukuran 1,3 hingga 1,85 meter saat dewasa. Habitat aslinya ada di sawah, padang rumput, sungai dan hutan tropis. Ular ini banyak ditemukan di pulau Jawa.

Racunnya yang bernama Postsynaptic neurotoxins ini memang tidak selalu mematikan tapi korban akan mengalami memar, sakit, bengkak, necrosis hingga pembusukan luka yang berakibat amputasi.

4) King Kobra
King Cobra atau Ophiopagus Hannah memiliki ukuran 2 – 5,5 meter saat dewasa. Habitat asli hewan ini adalah dataran rendah, hutan tropis dan padang rumput hingga ketinggian 1800 meter diatas permukaan laut. Ular ini banyak ditemukan di pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan.

Ular ini memiliki racun jenis Postsynaptic Neurotoxins. Jika tergigit, korbannya akan mengalami mual, muntah, sakit kepala, pendarahan, pusing atau vertigo, pingsan, hingga kematian.

sumber : http://jateng.tribunnews.com/2015/11/06/ini-empat-jenis-ular-berbahaya-dan-mematikan-di-indonesia

Demikianlah artikel yang saya buat ini, semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan para pembaca.Terima Kasih.

Share:

Friday, 2 September 2016

Jenis-jenis lovebird

Tahukah anda bahwa burung lovebird merupakan jenis burung yang hobi berkumpul dengan kelompoknya, sehingga banyak pula yang menyebutnya sebagai burung sosial. Nah, yang paling populer adalah burung ini dinamai burung lovebird yang artinya burung cinta, karena karakteristik utama pada burung ini adalah senang berdekatan dengan burung lovebird yang lain, bahkan banyak pula yang terus bersama, dan akan pergi bila salah satu pasangannya telah mati.

Burung lovebird pada umumnya reproduksinya mampu menghasilkan 3 hingga 6 biji telur dengan jangka waktu pengeraman selama 22 hari. Setelah menetas, anak burung lovebird sudah bisa meninggalkan sarangnya ketika sudah berumur 5 minggu. Burung lovebird termasuk jenis burung yang mudah beradaptasi dengan iklim, dan di Indonesia sendiri burung lovebird termasuk jenis burung kicau yang populer, karena memang burung ini sangat unik dan mudah diternak

Burung lovebird sebenarnya berasal dari Madagaskar, dan burung lovebird lebih menyukai wilayah yang kondisinya kering. Biasanya burung lovebird mudah ditemui di pepohonan kering, perkebunan, atau bahkan ada juga di bangunan yang berada di hutan dan sudah lama tidak dihuni oleh pemiliknya.

Mungkin bagi anda para pecinta burung lovebird sudah penasaran ingin tahu jenis lovebird itu apa saja, maka silahkan simak macam-macamnya berikut ini:

1. Madagaskar lovebird (Agapornis cana)



Burung lovebird Madagaskar ini bentuk tubuhnya terlihat sangat imut dan mungil, dan berat tubuhnya hanya sekitar 30 gram. Tubuh bagian atas warnanya hijau, sedangkan tubuh bagian bawah warnanya hijau muda. Untuk yang jantan ada ciri khusus yaitu pada bagian kepala hingga sampai bagian dadanya berwarna abu-abu, sedangkan yang betina hijau muda. Burung ini masih terbilang susah diternak, dan kebanyakan masih berada di Madagaskar.

2. Masked lovebird (Agapornis personata)


Mengapa dinamai muka topeng? karena dibagian kepalanya berwarna sampai bagian leher waranya hitam-hitam agak kecoklatan terlihat seperti burung yang bertopeng. Burung jenis ini kebanyakan menyebar di wilayah Tanzania.

3. Peachfaced (Agapornis roseicollis)


Peach faced yang artinya adalah muka salem yang termasuk lovebird pertama yang berhasil didomestikasi. Burung ini merupakan lovebird yang paling banyak diternak oleh para penangkar lovebird, dan penyebarannya paling banyak di barat daya Afrika.

4. Nyasa Lovebird (Agapornis lilianae)


Lovebird yang satu ini tubuhnya hampir keseluruhan berwarna hijau, sedangkan kepalanya berwarna orange agak kemerahan. Ukuran panjang tubuh kenari ini sekitar 13 cm, dan jenis ini menyebar luas di wilayah Mozambik, Tanzania, dan Malawi.

5. Fischeri (Agapornis Fischeri)

Ciri khas pada lovebird jenis ini adalah pada lingkaran matanya yang berwarna putih, sedangkan tubuhnya berwarna hijau, serta warna bagian dada yaitu oarange agak kemerah-merahan. Lovebird Fischeri ini penyebarannya terbanyak di wilayah Tanzania.

6. Black-collared lovebird (Agapornis Swindernia)


Burung lovebird yang ini memang unik, karena terdapat kerah atau lingkaran berwarna hitam pada lehernya. Dan kebanyakan menganggap bahwa jenis ini termasuk jenis lovebird yang sulit untuk diternak, dan penyebarannya sampai di wilayah Afrika Barat dan Afrika Tengah.

7. Redfaced lovebird (Agapornis Pullaria)


Lovebird ini dinamai red faced karena memang warna bagian muka dan dahinya merah. Pada jenis lovebird red faced betina mukanya agak oranye. Warna kakinya abu-abu, serta badannya sebagian besar berwarna hijau. Lovebird yang ini juga termasuk susah untuk ditangkar, dan penyebarannya sampai di wilayah Afrika Tengah dan Afrika Barat.

8. Abyssinian lovebird (Agapornis taranta)


Lovebird Abyssinian ini sayapnya berwarna hitam, dan terdapat lingkar warna hijau pada bagian muka betina, sedangkan yang jantan warnanya merah. Warna tubuh lovebird betina berwarna hijau, dan hijau muda. Lovebird jenis ini paling banyak menyebar di daratan Eropa.

9. Black-cheeked lovebird (Agapornis nigrigenis)



Lovebird jenis ini dinamai black cheeked dikarenakan warna di bagian pipinya hitam, sedangkan tubuhnya berwarna hijau. Burung lovebird yang ini terdapat banyak di Zimbabwe dan Zambia.

sumber : http://www.budidayakenari.com/2015/04/jenis-lovebird.html

Demikianlah artikel yang saya buat ini, semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan para pembaca.Terima Kasih.
Share:

Ciri-ciri musang jinak dan semi jinak

ini adala sekilas info mengenai musang jinak dan musang semi jinak


- Musang Semi Jinak:
1. kalo kita elus dalem kandang berontak kaya takut, tapi ga gigit
2. bisa digendong tapi pas digendong biasanya gigit2 dan itu kenceng
3. kalo yang kukunya masi utuh, kalo semi jinak pas digendong dia pasti ngeluarin kuku tajem nya
4. kalo disuapin makanan ngambilnya ga woles alias cepet dan agresif
5. kalo misalnya kita free rom pas ada kita dia mencoba lari dan kabur
6. musang semi jinak biasanya refleknya lebih cepat , pas dia lagi tidur kita deketin sedikit aja langsung bangun

- Musang jinak:
1. dia pasrah mau kita apain juga
2. pegang bagian mulut dan giginya aja dia ga akan deh gigit
3. kalo ada kita dia malah diem / nyamperin
4.kalo digendong gerak2 tapi stay di badan kita dan kuku tajam nya ga keluar(jika utuh)
5.kalo lagi tidur dia kita pegang dia bakal stay pada posisinya , mau kita klitikin ke tu perutnya bakalan tetep aja deh begitu
6.musang jinak itu suka gigit tapi gigit nya biasa aja kaya lagi nguap nguap gtu

sumber : https://www.facebook.com/notes/musang-lovers/ciri-musang-sj-semi-jinak-dan-jt-jinak-total/639730316095492

Demikianlah artikel yang saya buat ini, semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan para pembaca.Terima Kasih.
Share:
Powered by Blogger.